Kisah Juhainah: Manusia Terakhir Keluar dari Neraka dan Masuk Surga (Lengkap dengan Hadis dan Hikmah)

Keimanan – #Dalam #ajaran #Islam, #perjalanan #akhir #manusia #hanya #bermuara #pada #dua #tempat: #surga atau #neraka. Surga adalah tempat penuh kenikmatan abadi, sedangkan neraka merupakan tempat azab yang sangat pedih akibat dosa-dosa yang dilakukan selama hidup di dunia.
Baca juga: Kisah Imam Abu Hanifah dan Pembencinya: Kecerdasan, Kesabaran, dan Hikmah Luar Biasa

Namun di balik gambaran mengerikan tentang neraka, terdapat kisah yang menghadirkan harapan besar bagi umat manusia, yaitu kisah Juhainah, sosok yang disebut sebagai manusia terakhir yang keluar dari neraka dan masuk ke dalam surga.
Siapakah Juhainah?
Dalam beberapa riwayat, disebutkan bahwa Juhainah adalah seorang laki-laki dari suatu kabilah yang akan menjadi orang terakhir masuk surga.
Hadis menyebutkan:
آخِرُ مَنْ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ رَجُلٌ مِنْ جُهَيْنَة يُقَالُ لَهُ جُهَيْنَة
Artinya:
“Orang terakhir yang masuk surga adalah seorang laki-laki dari suku Juhainah yang bernama Juhainah.”
Namun, sebagian ulama seperti Imam ad-Daruquthni menilai riwayat ini lemah. Meski demikian, makna tentang manusia terakhir yang keluar dari neraka tetap sahih karena didukung riwayat lain yang lebih kuat, terutama dalam Shahih Muslim.
Baca juga: Etika Menghadiri Resepsi dalam Islam: Tafsir Al-Qur’an Surat Al-Ahzab Ayat 53
Kisah Manusia Terakhir Keluar dari Neraka
Dalam hadis sahih yang diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud, Rasulullah ﷺ menceritakan tentang seorang laki-laki yang menjadi orang terakhir keluar dari neraka.
Keadaannya sangat menyedihkan:
- Ia berjalan tertatih-tatih
- Sering terjatuh
- Tubuhnya masih tersambar api neraka
Namun ketika berhasil keluar, ia berkata:
تَبَارَكَ الَّذِى نَجَّانِى مِنْكِ لَقَدْ أَعْطَانِىَ اللَّهُ شَيْئًا مَا أَعْطَاهُ أَحَدًا مِنَ الأَوَّلِينَ وَالآخِرِينَ
Artinya:
“Maha Suci Dzat yang telah menyelamatkanku darimu. Sungguh Allah telah memberiku sesuatu yang tidak diberikan kepada siapa pun.”
Permintaan Demi Permintaan
Setelah keluar dari neraka, laki-laki tersebut melihat:
- Pohon rindang
- Air yang mengalir
Ia pun memohon kepada Allah:
“Wahai Tuhanku, dekatkanlah aku ke pohon itu…”
Allah mengabulkannya, namun mengingatkan bahwa ia mungkin akan meminta lagi. Lelaki itu berjanji tidak akan meminta lebih, tetapi ternyata ia terus memohon hal lain setelah itu.
Kisah ini menggambarkan sifat manusia yang lemah, tetapi juga menunjukkan betapa luasnya rahmat Allah.
Menuju Surga dengan Penuh Harap
Dalam riwayat lain dijelaskan, setelah melewati berbagai permintaan:
- Ia akhirnya mendekati pintu surga
- Ia sempat mengira surga telah penuh
- Ia kembali memohon kepada Allah
Akhirnya, Allah memberikan kepadanya surga yang sangat luas, bahkan disebut sepuluh kali lipat dunia.
Makna dan Hikmah Kisah Juhainah
Kisah ini bukan sekadar cerita, tetapi mengandung pelajaran penting:
1. Rahmat Allah Sangat Luas
Tidak ada dosa yang terlalu besar selama seseorang masih memiliki iman.
2. Harapan Tidak Pernah Tertutup
Bahkan penghuni neraka pun masih memiliki peluang untuk diselamatkan oleh Allah.
3. Pentingnya Tauhid
Orang tersebut tetap masuk surga karena masih memiliki iman, meskipun penuh dosa.
4. Jangan Meremehkan Dosa
Walau akhirnya selamat, ia tetap harus merasakan azab yang sangat berat.
Baca juga: Poligami Tanpa Izin Istri: Hukum Islam dan Legalitas di Indonesia, Ini Penjelasan Lengkapnya
Penutup
Kisah Juhainah atau manusia terakhir yang keluar dari neraka adalah pengingat bahwa Islam selalu membuka pintu harapan. Namun, harapan itu tidak boleh membuat kita lalai dalam beramal.
Semoga kita termasuk golongan yang:
- Dijauhkan dari neraka
- Dimasukkan ke surga tanpa hisab
Wallahu a’lam.











Pingback: Apakah Menantu Wajib Menanggung Nafkah Mertua? Penjelasan Fikih Lengkap - Keimanan
Pingback: Tafsir Surah Al-Kahfi Ayat 82: Kisah Nabi Musa dan Khidir tentang Perlindungan Harta & Kemaslahatan Ekonomi - Keimanan